Pejaten, Jakarta — Menjelang datangnya bulan suci yang dinantikan, SMA Islam Al Azhar 2 Jakarta

menyelenggarakan peringatan Isra Mi’raj sekaligus Tarhib Ramadhan pada Kamis, 5 Februari 2026. Bertempat di Masjid Kampus, acara yang diikuti oleh murid kelas 10 dan 11 ini mengusung tema besar: “Hidupkan Spirit Ramadhan, Bersama Menuju Kemenangan.”

   

   

Awal Pagi yang Berkah

Rangkaian kegiatan dimulai dengan suasana tenang pasca pembinaan wali kelas. Seluruh murid berkumpul di masjid untuk melaksanakan ibadah Shalat Duha berjamaah. Kekhusyukan pagi itu kemudian disambung dengan kemeriahan penampilan tim hadrah sekolah yang membawakan lantunan shalawat, mengajak seluruh hadirin untuk larut dalam kecintaan kepada Rasulullah SAW.

Acara yang dipandu dengan apik oleh duet MC Indira Alycia dan M. Reyshan ini dibuka secara resmi setelah pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Abdullah Syakir dan sari tilawah oleh Arsha Amanta Budiman. Alunan ayat suci tersebut berhasil menambah kesyahduan suasana di dalam masjid.

Selanjutnya, pesan Kepala Sekolah dan Bekal Ramadhan. Dalam sambutannya, Kepala SMA Islam Al Azhar Pejaten, Ibu Utami Aditiyaningsih, S.Si., menekankan pentingnya mempersiapkan mental dan spiritual dalam menyambut Ramadhan. Hal ini kemudian diperdalam oleh tausyiyah dari Drs. Abu Hurairah.

Dalam ceramahnya, beliau mengingatkan bahwa kesuksesan ibadah di bulan Ramadhan sangat bergantung pada persiapan diri, salah satunya adalah dengan memperbaiki hubungan interpersonal, terutama kepada orang tua.

“Ramadhan bukan sekadar menahan lapar, tapi momentum untuk menyucikan hati. Dan gerbang kesucian hati itu bermula dari rida orang tua. Perbaikilah komunikasi dengan mereka, karena doa orang tua adalah pelumas bagi setiap langkah ibadah kita menuju kemenangan,” tutur beliau dalam kutipan yang menggetarkan hati para murid.

Menutup dengan Kehangatan Musafahah

Sebagai simbol pembersihan hati sebelum memasuki bulan Ramadhan, acara ditutup dengan sesi musafahah. Seluruh murid dan guru saling berjabat tangan, memaafkan satu sama lain dengan tulus. Momen ini menciptakan ikatan kekeluargaan yang kuat di lingkungan sekolah sebelum para murid kembali melanjutkan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) seperti biasa setelah jam istirahat.

Peringatan Isra Mi’raj dan Tarhib Ramadhan ini diharapkan mampu menyulut semangat para murid untuk menjadikan Ramadhan tahun ini sebagai perjalanan spiritual terbaik mereka. Marhaban ya Ramadhan.

Postingan Terkait